Saturday, June 12, 2010

MEMAHAMI CINTA DARI DIRINYA

Sering kita dihadapkan pada kenyataan bahwa cinta tidaklah seperti yang ada dalam angan-angan kita sebelumnya. Pada saat belum menemukan cinta kita secara manusiawi sering membayangkan bahkan dalam taraf yang lebih tinggi adalah menghayalkan bahwa kita punya standar dan aturan sendiri dalam menentukan, cinta seperti apa yang akan kita raih dan dapatkan. Sebuah cinta yang sempurna, cinta yang bukan hanya kita yang menikmatinya, angin, selera makan, cuaca akan ikut merasakan kesempurnaan dan keindahan cinta kita. Sebuah cinta yang seakan mampu merubah segalanya menjadi lebih indah dan menarik.

Namun yang harus kita sadari dalam hal ini bahwa kita ternyata masih manusia yang hanya bisa merencanakan dan menginginkan sesuatu, tapi ada dzat diluar sana yang lebih berkuasa dan punya kehendak menentukan dan memilih. Dan selamanya tidak ada yang sempurna di dunia ini, ini barangkali yang sering luput dari jangkauan hawa nafsu yang terkadang lebih besar perannya dalam mewarnai keinginan dan cita-cita yang menancap dalam pikiran kita.

Ya…..disinilah yang harus kita sadari dan maklumi, sebesar apapun kekuatan kita dalam menentukan dan memaksa, kita tidak akan mampu merubah semuanya menjadi seperti apa yang kita inginkan. Maka dari itu alangkah lebih baiknya kita berpikiran untuk sadar, memahami, senantiasa memaklumi, berlapang dada, karena toh kita tidak mengalami hal yang diluar bayangan kita sendirian saja. Tidak menutup kemungkinan ada yang mengalami hal yang lebih buruk lagi diluar sana.

Kembali dalam memaknai cinta yang ada diluar bayangan dan keinginan kita sebelumnya. Setelah kita menyadari akan realitas diatas maka yang selanjurnya orang sering terjebak justru mengikuti apa yang menjadi bayangan dan cita-cita cinta pasangannya. Yang terjadi kemudian pasangan tersebut justru tidak akan memperoleh kebahagiaan dalam menjalani cintanya, karena ada yang lebih mendominasi dan menguasai, inilah yang justru mencederai makna cinta.

Sebuah ikatan cinta akan lebih terasa indah dan menyenangkan dan membahagiakan ketika tidak ada upaya mendominasi dan menguasai dari salah satu pihak. Ikatan cinta akan mencapai makna yang sesuai dengan cinta itu sendiri ketika masing-masing pasangan berusaha memahami pasangannya apa adanya, tidak ada yang berusaha ditutupi dan disembunyikan karena berusaha untuk menyenangkan pasangannya karena ingin dianggap sebagai pasangan yang sempurna dalam kacamata pasangan itu sendiri.

1 comments:

DSK said... Balas

postingan yang bagus ....
jangn mencari cinta yang sempurna lebih baik sempurnakan cinta yang ada.

Post a Comment

Twitter Facebook

 
Powered by Blogger