Anda pasti pernah merasa lelah bukan? Lelah yang dimaksud adalah lelah akan semuanya, lelah akan usaha yang sepertinya tak henti namun belum ada tanda itu sampai pada kata berhasil. Lelah telah berjuang mati-matian namun tak dihargai.
Pada saat seperti itu kadang terlintas untuk berhenti dan diam, bahkan pergi. Karena semuanya seakan sia-sia bukan. Semua energi, waktu, uang sepertinya telah maksimal tercurah, tapi yang didapat justru sebaliknya. Umpatan dan cacian hanya jadi pelipur sesaat.
Sebagai manusia kita boleh kan berkeluh kesah? berhenti sesaat kadang jadi bagian dari keluh kesah itu, bukan untuk lari atau berhenti selamanya. Berkeluh kesah disini hanyalah bentuk dari istirahat sementara saja, misalkan seorang yang sedang berlari, turun minum sembari atur nafas sebentar saja.
Lepas dari semuanya, mungkin ada satu hal yang kadang kita lupa meyakini, ada falsafah orang tua-tua dulu yang sebenarnya bisa ringankan semua. Kurang lebih seperti ini isinya, bahwa semua yang ada di dunia ini sudah ada yang mengatur. Kita hanyalah ciptaan yang tugasnya berusaha semaksimal mungkin, tapi hasil akhir bukan sepenuhnya kita yang menentukan. Bersikap pasrah setelah berjuang adalah pilihan terbaik dan menenangkan.


1 comments:
eits.....sejarah hidup ya? bagus tuch bisa menginspirasi.....yuk lanjutin ceritanya....
Post a Comment