Ada ruang yang begitu dalam
Yang sampai kini kita tak jua mampu
Untuk sekedar mengukur
Dan menilai dengan seluruh panca indera yang ada
Sebuah ruang tak berwarna
Sulit untuk mencerna dan memprediksi
Meski kita dikarunianya masing-masing
Hanya berbagi barangkali
Bisa dibilang kecil
Karena tak butuh menggusur lahan
Apalagi membakar pasar
Pun memindah desa disertai tangisan leluhurnya
Namun ruang itu begitu
Mewarnai segala titik-titik kehidupan manusia
Tak ada yang mampu mencegahnya
Atau mengebirinya
Adakah kita telah memahaminya
R 4 B
Friday, September 24, 2010
Yang Terdalam
Posted by ahmadfauzi on 3:42 AM


1 comments:
daleem....daleemm....bgt puisine. thank's.
Post a Comment